Selanjutnya saya menggunakan istilah magot karena belatung lebih dikenal sebagai larva lalat Diptera atau Lalat Rumah (Musca Domestica)
Magot dipelihara dan dibudidayakan karena permasalahan pakan ternak ikan dan unggas. Permasalahannya antara lain harganya semakin mahal, dibeberapa daerah sulit diperoleh, jumlah yang dibutuhkan semakin lama semakin banyak.
Untuk permasalahan tersebut dibutuhkan solusi. Salah satu solusinya peternak ikan dan unggas memproduksi sendiri pakan ternaknya. Pilihan membudidayakan magot karena relatif mudah untuk memproduksinya dan magot memiliki protein yang cukup tinggi.
Secara sederhana dapat dijelaskan untuk siklus hidup magot. Mulai dari bentuk lalat, proses perkawinan menghasilkan telur, telur berubah menjadi larva (magot), magot menjadi pupa, pupa akan menjadi lalat kembali. Pada saat proses dari telur menjadi magot kemudian pupa, magot membutuhkan makanan atau pakan. Makanannya dapat diproduksi sendiri dari bahan organik dan murah. Contohnya sampah organik berupa sayur dan buah. Sekitar 21 hari dari telur menjadi magot siap konsumsi. Artinya magot dapat dipanen dan diberikan sebagai makanan ternak ikan dan unggas. Sebagian magot akan dipelihara sampai menjadi lalat dewasa yang akan menghasilkan telur agar siklus dapat berkelanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar